Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

PERIHAL MENUNGGU

Perihal menunggu,aku yang paling tahu. Langit saja sudah jemu menyaksikan kebodohanku yang terus meyakini sebuah kalimat darimu. "Tunggu aku," katamu beberapa waktu llu. kala itu, aku hanya mengangguk setuju. Namun, ternyata menunggumu tak pernah semudah yang kubayangkan. aku harus menunggumu, yang sedang berbagi rasadengan sosok lain disisimu. Sungguh, aku meragu pada apa yang bentang di hadapan kebersamaan kita pada masa depan yang direncanakan. menunggu menjadi jalan terbaik sampai kupikir, kita tidak bisa berada ei jalan yang sama lagi. tidak denganmu. Siapakah yang paling tahu tentang masa depan? Baik aku maupun kau, tak ada yang bisa menentukan. Hidup ini seperti uang logam. Satu sisi adalah masa depan yang kuyakini–kebersamaan, sedangkan satu sisi lain adalah masa depan yang kauyakini–perpisahan. Kita hanya perlu menunggu tangan semesta melemparkan uang logam itu dan melihat sisi mana yang akan muncul dan menjadi kenyataan. Aku percaya, bahwa tanpamu segalanya akan bai...